IKLAN HEADER

susirahayu99.blogspot.com|| 1.1.a.8 Koneksi Antar Materi "Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1" ~ Sebuah rasa kebanggan buat saya pribadi setelah menyelesaikan beberapa kegiatan pembelajaran Pendidikan guru penggerak angkatan 10 Kelas 19.B yang didampingi oleh Pengajar Praktik Ibu Ayu Wahyuni Sujarwati, S.Pd.Gr. dan difasilitasi oleh Bapak Filemon Sagala Serta Bapak Wishnu selaku Instruktur.



Ucapan terima kasih juga saya ucapakan kepada rekan-rekan guru hebat khususnya kelas 19 pada saat ruang kolaborasi dan adanya ruang elaborasi. 


Berikut beberapa uraian modul 1.1.a.8 Koneksi Antar Materi yang berisi Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1 


Sebelum Mempelajari Modul 1.1

Anggapan saya sebelum mempelajari modul 1.1 bahwa murid belajar hanya untuk mendapatkan nilai kompetensi saja, seperti halnya dapat menjawab soal-soal sumatif , mengerjakan semua tugas dari saya yang dikumpulkan sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan, keadaan ini secara tidak langsung akan memunculkan iklim  kompetisi antar murid dalam memperoleh  nilai yang tinggi.  Tentunya ini akan merugikan peserta didik dengan latar belakang dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda.


Bagi anak dengan kondisi memiliki penguasaan kompetensi yang bagus tidak ada masalah, namun sebalik bagi anak dengan kondisi memiliki penguasaan kompetensi yang rendah akan mengalami masalah dengan kondisi kalah bersaing bahwa peserta didik tersebut akan merasa tidak mampu.


Setelah Mempelajari Modul 1.1

Namun setelah saya mempelajari modul 1.1 terjadi perubahan yang signifikan pada anggapan dan pemikiran saya berubah tentang pembelajaran. Ternyata pembelajaran yang selama ini tidak dapat dipaksakan harus sesuai dengan target kurikulum, tetapi seharusnya berpusat pada peserta didik sesuai dengan kodrat alam dan zamannya. 


Sebaiknya sebuah pembelajaran hendaknya  dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan siswa dan keinginannya, kondisi ini dapat saya ketahui setelah saya melakukan asesmen diagnostik. 


Pemikiran oleh Ki Hajar Dewantara telah membuka tabir  berkaitan dengan pemahaman saya bahwa anak yang terlahir itu telah memiliki takdir hidupnya sendiri dan tugas kita sebagai pendididik  hanya menebalkan sifat baik yang dimiliki anak tersebut. Dengan kata lain pendidik itu memiliki  peranan sebagai penuntun bukan pendikte.


Hal Yang Akan Dilakukan

Beberapa hal yang akan saya lakukan adalah bagaimana saya akan merubah pola pikir peserta didik , bahwa peserta didik saya ternyata memiliki kodrat keadaan yang berbeda dengan yang lainnya dan tidak dapat kita paksakan untuk  berkembang secara bersama-sama. 


Hal penting yang paling utama adalah kebutuhan murid, tuntutan pembelajaran tidak lagi disamaratakan, sehingga akan terlihat potensi peserta didik  yang bervariatif. Peserta didik pun akan merasa senang dengan diberikannya suatu pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya  dan tidak lagi akan merasa adanya tekanan karena mereka dapat mengungkapkan kemampuan dirinya dengan kata lain merdeka belajar.


Semoga dengan adanya Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1 dapat memberikan manfaat bagi kita semua pada umumnya dan saya pada khususnya bahwa setiap apapun tindakan dan kegiatan pembelajaran yang kita lakukan hendaknya perlu direfleksi agar kita memiliki analisis yang tepat.

2 Komentar

  1. Sangat menginspirasi, terimakasih atas artikelnya, dari artikel ini saya lebih menginsrtospeksi diri, bahwa menjadi guru tidak hanya aspek kognitif saja yang diperlukan melainkan banyak yang harus diperhatikan. karena jika aspek kognitif saja yang diperhatikan maka pendidikan tidak sesuai dengan pemikiran KHD.

    BalasHapus
  2. Terima kasih ibu guru hebat, ibu Dwi Jayanti atas komentarnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

IKLAN BAWAH JUDUL