IKLAN HEADER

susirahayu99.blogspot.com~PPJ PJOK Kelas 8, Keterampilan Gerak Spesifik Menggiring Bola (Dribbling)



1. Keterampilan Gerak Spesifik Menggiring Bola (Dribbling)

Menggiring bola adalah teknik membawa bola menggunakan kaki sambil berjalan atau berlari menuju area lawan.

  • Menggiring Bola dengan Kaki Bagian Dalam:

    • Sikap Awal: Berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan. Pergelangan kaki diputar ke luar dan dikunci.

    • Pelaksanaan: Dorong bola dengan kaki bagian dalam secara perlahan sehingga bola bergulir di tanah.

    • Sikap Akhir: Bola berada dekat di dalam jangkauan kaki (kurang lebih 20–50 cm).

  • Menggiring Bola dengan Kaki Bagian Luar:

    • Sikap Awal: Berdiri menghadap arah gerakan. Pergelangan kaki diputar ke dalam dan dikunci.

    • Pelaksanaan: Dorong bola dengan kaki bagian luar secara bertahap.

    • Sikap Akhir: Pandangan selang-seling antara bola dan situasi lapangan, bola tetap dalam kontrol.

2. Menganalisis Gerak Spesifik Menggiring Bola

Analisis gerakan membantu memahami mekanisme dan kesalahan yang sering terjadi:

  • Analisis Mekanisme Gerak:

    1. Kontrol Tenaga (Sentuhan): Bola tidak boleh didorong terlalu keras agar tidak jauh dari jangkauan (ball control).

    2. Irama Langkah: Langkah kaki saat berlari harus menyesuaikan dengan guliran bola.

    3. Arah Pandangan: Pandangan tidak hanya tertuju pada bola, tetapi juga memperhatikan posisi teman, lawan, dan ruang kosong.

  • Analisis Kesalahan Umum & Solusinya:

    • Kesalahan: Bola terlepas terlalu jauh.

      Solusi: Kurangi dorongan tenaga saat menyentuh bola.

    • Kesalahan: Badan kaku dan terlalu menunduk melihat bola.

      Solusi: Posisi badan agak condong ke depan dan rileks, biasakan melihat ke depan secara berkala.

3. Keterampilan Gerak Spesifik Menyundul Bola (Heading)

Menyundul bola adalah menyentuh atau mengarahkan bola menggunakan dahi (frontalis) saat bola berada di udara.

  • Menyundul Bola Tanpa Melompat:

    • Sikap Awal: Berdiri dengan sikap kuda-kuda (satu kaki di depan), badan ditarik sedikit ke belakang dari pinggang, kedua tangan ditekuk di samping dada untuk menjaga keseimbangan.

    • Pelaksanaan: Tentukan arah bola, dorong badan ke depan dan kerutkan otot leher. Kenakan bola tepat pada dahi.

    • Sikap Akhir: Pandangan mengikuti arah bola, kembali ke posisi siap.

  • Menyundul Bola dengan Melompat:

    • Pelaksanaan: Ambil awalan atau lompat dengan tumpuan satu/dua kaki, lentukkan badan ke belakang saat melayang, ikuti gerakan menyundul dengan dahi di titik tertinggi lompatan (peak of jump).

4. Menganalisis Gerak Spesifik Menyundul Bola

  • Analisis Mekanisme Gerak:

    1. Perkenaan Bola: Bola harus mengenai dahi (bukan ubun-ubun atau wajah). Dahi merupakan bagian tulang tengkorak yang paling keras dan aman.

    2. Penggunaan Otot Leher dan Pinggang: Tenaga sundulan berasal dari dorongan pinggang dan leher yang dikencangkan, bukan sekadar pantulan bola.

    3. Mata Tetap Terbuka: Mata tidak boleh dipejamkan saat menyundul agar arah sundulan akurat.

  • Analisis Kesalahan Umum & Solusinya:

    • Kesalahan: Menyundul menggunakan ubun-ubun (terasa sakit/pusing) atau memejamkan mata.

      Solusi: Fokuskan pandangan ke bola dan pastikan kontak bola selalu pada area dahi.

5. Keterampilan Gerak Spesifik Melempar Bola ke Dalam (Throw-in)

Lemparan ke dalam dilakukan saat bola keluar melewati garis samping lapangan (touchline).

  • Sikap dan Pelaksanaan:

    1. Posisi Kaki: Kedua kaki harus berada di luar atau di atas garis samping, dan kedua kaki wajib menempel di tanah saat bola dilepaskan.

    2. Posisi Bola: Bola dipegang dengan kedua tangan di belakang kepala.

    3. Gerakan Pelemparan: Bola dilemparkan melintasi atas kepala menuju ke dalam lapangan menggunakan kedua tangan secara bersamaan.

    4. Lanjutan: Setelah melempar, pemain diperbolehkan masuk kembali ke lapangan.

6. Menganalisis Gerak Spesifik Melempar Bola ke Dalam

  • Analisis Mekanisme Gerak & Aturan Formal (Law 15 IFAB):

    1. Keseimbangan dan Tumpuan: Lemparan dianggap tidak sah (foul throw) jika salah satu kaki diangkat/terangkat penuh saat bola dilepaskan.

    2. Lintasan Lemparan: Bola harus diayun dari belakang kepala melintasi atas kepala, tidak boleh dilempar dari samping atau depan dada.

    3. Penggunaan Kedua Tangan: Kedua tangan harus memberikan dorongan tenaga yang seimbang.

  • Analisis Kesalahan Umum:

    • Kaki terangkat (foot fault) saat melempar.

    • Lemparan menggunakan satu tangan atau dilempar dari depan dada.

    • Dampak kesalahan: Hak lemparan dialihkan kepada tim lawan.

7. Bermain Sepak Bola dengan Benar (Penerapan & Sportivitas)

Setelah menguasai keterampilan gerak spesifik, keterampilan tersebut diterapkan dalam permainan sederhana maupun sesuai aturan resmi.

  1. Penerapan Kombinasi Gerak:

    • Menggabungkan teknik menggiring bola untuk melewati lawan, lalu mengoper (passing) atau melakukan throw-in saat bola keluar.

    • Kerja sama tim: Bergerak mencari ruang (opening space) saat teman menggiring bola.

  2. Aturan Dasar Permainan:

    • Jumlah Pemain: 11 pemain utama per tim (salah satunya penjaga gawang).

    • Lama Permainan: 2 x 40 menit (untuk usia SMP/Kelas 7) atau disesuaikan saat latihan.

    • Fair Play: Menghormati keputusan wasit, tidak melakukan pelanggaran kasar (tackle berbahaya), dan menghargai lawan maupun teman satu tim.

    • Pemahaman Posisi: Memahami peran dasar seperti penyerang (striker), pemain tengah (midfielder), bertahan (defender), dan penjaga gawang (goalkeeper).


Setelah membaca , selanjutnya silah kerjakan latihan Soal DISINI

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

IKLAN BAWAH JUDUL